.....Please Follow Me.....

Monday, December 17, 2012

Souvenir tempat lada "Seulawah NAD air"





Rp.15.000/pcs belum termasuk ongkos kirim.
Stok ada 2 lusin atau 24 pcs

Keterangan : 
  • Sejarah
    Berawal dari keinginan pemerintah Aceh untuk mengulang kesuksesan dan kejayaan Maskapai yg menjadi bagian dari Kemerdekaan RI, setelah 54 tahun pembelian pesawat RI 001 Seulawah yang tinggal replikanya teronggok di Lapangan Blangpadang Banda Aceh, atau "bangkai" aslinya yang dipajang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, lahir kembali "Seulawah NAD Air," yang merupakan pengulangan sejarah.Maskapai penerbangan ini didirikan pada September 2002, tetapi mengakhiri penerbangannya pada 21 Maret 2003.

    Pada 2005, sebuah investor nasional disiapkan untuk membayar hutang Seulawah Nad Air, dimiliki oleh administrasi provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), dan menghidupkan kembali operasinya setelah menandatangani sebuah MoU. Setelah ditandatangani, kebanyakan hutang telah dibayar dan maskapai ini dioperasikan oleh manajemen baru. Dibawah manajemen lama, maskapai ini mengalami kerugian yang besar dan tidak diperbolehkan mengoperasikan 2 pesawat Boeing 737-200nya.
 SEULAWAH RI 001

Didirikan september 2002 yang berawal dari keinginan pemerintah Aceh untuk mengulang kesuksesan dan kejayaan Maskapai yg menjadi bagian dari Kemerdekaan RI
  • Pencabutan Izin terbang
    Tepat tanggal 26 Juni 2009, Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP) 27 maskapai penerbangan dinyatakan expired (kadaluarsa). Akibatnya ke-27 maskapai tersebut dilarang melakukan kegiatan operasional karena terkena ketentuan dalam Pasal 119 ayat 1, UU No 1/2009 tentang Pernerbangan

    Diantara 27 Maskapai tersebut 16 Maskapai penerbangan berjadwal yang SIUP-nya kadaluarsa dan 11 Maskapai penerbangan tidak terjadwal yang memiliki SIUP kadaluarsa. Diantara 16 maskapai penerbangan berjadwal yg SIUP-nya kadaluarsa dan dicabut izinnya adalah PT Seulawah NAD Air.


1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...